Sertifikat Penghargaan Diserahkan kepada SMK Negeri 1 Samatiga dalam Workshop Saintis Muda Program Titik Kumpul Saintek
Meulaboh, Aceh Barat (Selasa, 29 September 2026) — Rangkaian kegiatan Workshop Saintis Muda melalui Program Riset, Restorasi Mangrove, dan Karbon Biru Berbasis Living Laboratory Pesisir Aceh turut diwarnai dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada SMK Negeri 1 Samatiga. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan SMK Negeri 1 Samatiga dalam pelaksanaan program yang mempertemukan perguruan tinggi dengan generasi muda melalui kegiatan sains dan riset.
Penyerahan sertifikat dilakukan secara langsung oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU., ASEAN Eng., kepada Isa Ansani Al-Falaqi, S.St.Pi., selaku guru pendamping peserta didik yang hadir mewakili SMK Negeri 1 Samatiga.
Momen penyerahan sertifikat tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan karena mencerminkan adanya apresiasi dan komitmen bersama antara Universitas Teuku Umar dan SMK Negeri 1 Samatiga dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis sains, teknologi, riset, serta kepedulian terhadap lingkungan pesisir.
SMK Negeri 1 Samatiga sendiri merupakan salah satu sekolah yang dipilih sebagai mitra Tridharma Perguruan Tinggi Universitas Teuku Umar. Kemitraan ini diharapkan tidak hanya berlangsung dalam satu kegiatan, tetapi dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun peserta didik.
Penyerahan penghargaan juga menjadi simbol bahwa keterlibatan sekolah dalam program Minatsaintek melalui Program Titik Kumpul Saintek merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran sains yang melibatkan generasi muda secara langsung. Melalui pendekatan living laboratory, siswa diperkenalkan pada proses pembelajaran yang menghubungkan teori dengan kondisi nyata di lapangan, khususnya terkait ekosistem mangrove, restorasi lingkungan, dan karbon biru.
Melalui pemberian sertifikat penghargaan ini, Universitas Teuku Umar berharap sinergi dengan SMK Negeri 1 Samatiga semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang bagi siswa untuk belajar, melakukan pengamatan, mengenal metode penelitian, serta terlibat dalam upaya pelestarian ekosistem pesisir.
Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi simbol dimulainya kolaborasi yang lebih luas dalam mencetak saintis muda yang peduli terhadap lingkungan, inovasi, dan keberlanjutan pesisir Aceh.






